Sunday, February 05, 2012
main ke rumah
Well, despite the oddity of tonight's online ICT's evaluation, aku harus berterima kasih karna ulangan ini membawa temen-temen scoupy datang ke rumahku hahaha
of course, saya senang sekali scoupy main ke rumahku, kayanya baru pernah anak kelas dateng ke rumah gerudukan gini :D
Rame banget, ngakak, adaa aja yang diomongin dan diketawain
ujannya awet, makin malem makin ngantuk. akhirnya tetep harus pulang ke rumah masing-masing.
------seep. langsung sepi >,<
rasanya gimana ya. perasaan kaya gini aku rasain kalo sodara sepupuku main lama di rumah terus mereka pulang. rasanya kaya gitu persis waktu temen-temen pulang. kok jadi sedih nih..
aku nggak mau sok melankolis, sok pemikir apalagi.
tapi kalo cuman ditinggal pulang ke rumah masing-masing dan insya Allah besok pasti ketemu lagi aja rasanya udah kaya gini, gimana kalo kita berpencar menuju destinasi yang berbeda-beda nanti setelah lulus, dan nggak tau kapan bisa ketemu lagi? >,<
Oh Ya Allaah...
Jangan dipikir lah...
Mau nggak bayangin gimana coba. Makin kita sayang sama sesuatu, makin takut juga kita untuk kehilangan kan? Emang gitu sifat egoisnya manusia.
Life is indeed must go on, whatever happens, for whatever it takes.
Then I thank Allah for today. For the days behind us, for right now's feeling, for the next journeys that await us ahead. I thank Allah for having me share my life with Scoupy. I could never ask for something more, it is already more than enough :)
Yang jelas aku bersyukur aku dikasih kesempatan ngerasain perasaan semacam ini untuk orang-orang semacam kalian. That is the sweetest :)
Makasih banyaaaaak ya buat hari ini :)
Best regards as always lah, sukses buat kita yaa, dear Science Four Company ^.^
Sunday, January 29, 2012
kelebatan
srat-sret-srat-sret. Gini rasanya pikiran kalo lagi random. Banyak yang berkelebat.
Capek? Iya. Tapi dinikmatin aja lah hehe
Belakangan, semakin ke sini semakin kerasa perjuangannya taun akhir di SMA. Dan mostly, masa-masa ini aku jalanin bareng sama anak-anak kelasku.
Kalo dulu, awalnya, dan untuk beberapa lama,
kelas itu sumpah ya garingnya, ga nyaman bahkan kalo ambil ekstrimnya
Tapi aku berani bilang, sekarang nggak gitu lagi rasanya
We've gone through that process. The process to get to know each other, to understand, to accept, and finally value our togetherness.
Well, after some time, we did find our "klik" yang melengkapkan kita jadi 1 puzzle utuh :)
Cinta banget. Sayang banget sungguh.
Capek? Iya. Tapi dinikmatin aja lah hehe
Belakangan, semakin ke sini semakin kerasa perjuangannya taun akhir di SMA. Dan mostly, masa-masa ini aku jalanin bareng sama anak-anak kelasku.
Kalo dulu, awalnya, dan untuk beberapa lama,
kelas itu sumpah ya garingnya, ga nyaman bahkan kalo ambil ekstrimnya
Tapi aku berani bilang, sekarang nggak gitu lagi rasanya
We've gone through that process. The process to get to know each other, to understand, to accept, and finally value our togetherness.
Well, after some time, we did find our "klik" yang melengkapkan kita jadi 1 puzzle utuh :)
Cinta banget. Sayang banget sungguh.
Wednesday, January 11, 2012
SMANSA 2012!
Gilak lama banget gak nulis, udah berlumut berjamur bersarang laba-laba di mana mana nih pasti >.< duuuh maafkan sayaaa, Dear Reader yang menanti postingan saya >.< #superPD
Susah jadi perfeksionis idealis. Aku punya BUUAAANYAAAK hal yang pengen aku tulis, tapi kalo aku ngga berhasil bikin tulisan yang utuh, lengkap, dan paaas menurutku, ilang deh mood ngelanjutin nulis apalagi ngepost =__=
Lalu apa yang membuatku berhasil mengetik dan membuat the soon-to-be first post in 2012 ini?
Di sela-sela hidup kelas 12 ini, saat ini, desire-ku untuk nulis ini lebih besar daripada apapun.
I missed a lot of things to be written down already, aku nggak mau kehilangan poin yang bakal aku tulis ini.
Banyak cincong lo nadh. Cepetaaan keburu moodmu menguap!!
Oke.
Aku yakin aku bukan orang jahat, aku merasa aku anak baik-baik. Well, it happens for no reason but my environment!
Subhanallaah, hidup kelilingi orang baik-baik itu super Alhamdulilllaaah banget! *hiperbola serius.
Susah jadi perfeksionis idealis. Aku punya BUUAAANYAAAK hal yang pengen aku tulis, tapi kalo aku ngga berhasil bikin tulisan yang utuh, lengkap, dan paaas menurutku, ilang deh mood ngelanjutin nulis apalagi ngepost =__=
Lalu apa yang membuatku berhasil mengetik dan membuat the soon-to-be first post in 2012 ini?
Di sela-sela hidup kelas 12 ini, saat ini, desire-ku untuk nulis ini lebih besar daripada apapun.
I missed a lot of things to be written down already, aku nggak mau kehilangan poin yang bakal aku tulis ini.
Banyak cincong lo nadh. Cepetaaan keburu moodmu menguap!!
Oke.
Aku yakin aku bukan orang jahat, aku merasa aku anak baik-baik. Well, it happens for no reason but my environment!
Subhanallaah, hidup kelilingi orang baik-baik itu super Alhamdulilllaaah banget! *hiperbola serius.
Friday, December 16, 2011
discovery10
Every-each person has their own life side(s) that may not be able to be touched by others, whoever they are.
All we need to do is understand that very thing, and take it just casual, because every of us do.
--
Jadi kira-kira gini,
Kadang tiap individu, tiap manusia punya sisi-sisi kehidupan yang mungkin nggak ditunjukkan ke semua orang, yang mungkin nggak bisa dipahami oleh orang lain. Bahkan aku yakin, tiap orang punya ruang pribadi mereka sendiri -- meskipun kecil -- yang nggak tersentuh oleh orang lain, siapapun itu.
Yaudah lah, setitik dua titik noktah yang membedakan satu jiwa dengan yang lainnya, itu sangat wajar.
Nggak perlu lah dipermasalahin. Toh, kita udah (mulai) dewasa kan?
:)
All we need to do is understand that very thing, and take it just casual, because every of us do.
--
Jadi kira-kira gini,
Kadang tiap individu, tiap manusia punya sisi-sisi kehidupan yang mungkin nggak ditunjukkan ke semua orang, yang mungkin nggak bisa dipahami oleh orang lain. Bahkan aku yakin, tiap orang punya ruang pribadi mereka sendiri -- meskipun kecil -- yang nggak tersentuh oleh orang lain, siapapun itu.
Yaudah lah, setitik dua titik noktah yang membedakan satu jiwa dengan yang lainnya, itu sangat wajar.
Nggak perlu lah dipermasalahin. Toh, kita udah (mulai) dewasa kan?
:)
Sunday, December 11, 2011
Di persimpangan
Di persimpangan ini, lampu merah menghadangku.
Memberiku waktu, setidaknya sampai lampu hijau menyala.
Ada yang salah?
"Kau bercanda!" tegurnya di sisiku
Kenapa, kutanya dia.
"Masa kau tak tau mau ke mana?"
Diamku membuatnya terusik
"Atau kau tak tau jalannya?"
Kutelengkan kepala sedikit, tanpa sadar.
Tentu saja Aku tau. Kau juga tau kan kita akan ke mana?
"Tapi kau berlagak seperti orang dungu"
Apa katanya?
"Selamanya, kau berharap pada lampu merah ini? Apa yang diberikannya padamu? Waktu barang semenit kurang, untuk menentukan ke mana arahmu? Boleh jadi ia tidak membantumu. Ia menyesatkanmu"
Hah?
"Kau tau apa maksudku?"
Sekarang lampu kuning mengedip. Menggoda.
Di persimpangan ini, lampu merah menghadangku.
Jangan khawatir lagi, aku tau maksudmu.
Lihat, aku sudah menyalakan lampu seinku.
Aku pun membawa peta. Kita tidak akan tersesat.
Nanti jika lampu hijau menyala, aku akan siap menekan pedal gas.
Oh ya. Kau pun pandai berbicara. Kita tanya orang saja, ya, kalau kehilangan arah?
Jangan khawatir begitu.
Kita akan baik-baik saja.
Kau percaya?
Memberiku waktu, setidaknya sampai lampu hijau menyala.
Ada yang salah?
*
"Kau bercanda!" tegurnya di sisiku
Kenapa, kutanya dia.
"Masa kau tak tau mau ke mana?"
Diamku membuatnya terusik
"Atau kau tak tau jalannya?"
Kutelengkan kepala sedikit, tanpa sadar.
Tentu saja Aku tau. Kau juga tau kan kita akan ke mana?
"Tapi kau berlagak seperti orang dungu"
Apa katanya?
"Selamanya, kau berharap pada lampu merah ini? Apa yang diberikannya padamu? Waktu barang semenit kurang, untuk menentukan ke mana arahmu? Boleh jadi ia tidak membantumu. Ia menyesatkanmu"
Hah?
"Kau tau apa maksudku?"
Sekarang lampu kuning mengedip. Menggoda.
*
Di persimpangan ini, lampu merah menghadangku.
Jangan khawatir lagi, aku tau maksudmu.
Lihat, aku sudah menyalakan lampu seinku.
Aku pun membawa peta. Kita tidak akan tersesat.
Nanti jika lampu hijau menyala, aku akan siap menekan pedal gas.
Oh ya. Kau pun pandai berbicara. Kita tanya orang saja, ya, kalau kehilangan arah?
Jangan khawatir begitu.
Kita akan baik-baik saja.
Kau percaya?
Thursday, December 08, 2011
Penerimaan Mahasiswa Baru UI 2012-2013
Quick post
UI menerbitkan file ini sebagai informasi penerimaan mahasiswa baru 2012-2013
tinggal klik linknya, save pdf deh..
http://simak.ui.ac.id/images/stories/BK_2011.pdf
http://simak.ui.ac.id/images/stories/brosur_SIMAK_2012.pdf
semoga bermanfaat yah :)
UI menerbitkan file ini sebagai informasi penerimaan mahasiswa baru 2012-2013
tinggal klik linknya, save pdf deh..
http://simak.ui.ac.id/images/stories/BK_2011.pdf
http://simak.ui.ac.id/images/stories/brosur_SIMAK_2012.pdf
semoga bermanfaat yah :)
Subscribe to:
Posts (Atom)