Friday, December 03, 2010

jadi anak SMA

well, aku udah hampir sampai di penghujung semester ketigaku di dunia putih abu-abu ini.
aku sudah menyesuaikan diri di SMA, sudah mengenal banyak temanku, sudah mengenal keluarga besarku yang baru, dan hidupku warna-warninya tak terlukiskan dengan kata-kata


oh ternyata begini rasanya...


masa mudaku di SD dan SMP sangat berbeda dengan kehidupanku sekarang
well, life changes, people changes, so do I.
duniaku dulu sempit, sempit sekali.


maka mengetahui ternyata mempunyai banyaaaaak teman itu menyenangkan, mencoba banyak warna untuk mencoreti kanvas hidupku, membuatku keluar dari kungkungan dan menemukan jati diriku sendiri.


dan menjadi remaja biasa di SMA, nggak ada embel-embel kelas apalah, status anak apalah,
bener-bener jadi aku yang biasa, reguler dan normal-normal saja, wah ini episode baru.
my life has become more and more wonderful day by day, every single day.


belajar secukupnya, bermain sesukanya,
melakukan apa yang aku suka
mencoba hal-hal baru yang positif
dan merasa "hidup seutuhnya" sebagai remaja biasa

tidak selamanya mulus memang, iya.
kadang jatuh, terhantam masalah, sakit dan terluka
tapi biarlah, dengan ini aku belajar bertahan hidup


lagipula,
hidup ini adil segala dengan dinamika naik dan turunnya
life is never-ending learning
dengan dinamika itulah kita diberi kesempatan untuk belajar dari setiap jengkal kehidupan
belajar di atas, belajar di bawah, belajar bersyukur, berusaha bertahan hidup di sesaknya dunia, belajar dalam kebebasan yang bertanggung jawab, memperluas cakrawala
menempa diri di kehidupan nyata seperti ini.


sekarang ini, sebagai anak biasa seperti ini
sebagai mantan berudu dalam tempurung 
bagiku hidup ini luarbiasa
dan aku bahagia.




maka terimakasih, untuk warna-warni dunia yang Engkau sediakan, 
untuk kuas-kuas penoreh kisah di kanvas kehidupan ini
yang semuanya ada dan terjadi karena kehendak-Mu 

No comments:

Post a Comment

comments are well-welcomed, Dear Readers. Please do write some, thank you.